Penyakit stroke adalah penyakit pembunuh nomor dua terbesar di dunia. Sehingga kita harus waspada menghadapi datangnya gejala stroke ini. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, baik muda maupun tua. Stroke adalah kondisi dimana terjadinya penyumbatan aliran darah ke otak. Tanpa adanya aliran darah dan oksigen, maka otak akan tidak berfungsi.
Stroke dapat mematikan otak hanya dalam hitungana menit, jadi sangat penting jika seseorang mengenali gejala stroke dan segera menanganinya. Nah, dengan mengikuti empat langkah berikut Anda dapat mengetahui dan mendeteksi dini stroke.
Untuk mendeteksi Gejala Stroke, cobalah empat langkah ini :
Senyum tidak simetris
Tangan lemah
Sulit bicara
Cari pertolongan
Empat langkah tersebut dapat Anda gunakan untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat agar terhindar dari komplikasi stroke. Langkah tersebut sangat mudah untuk diikuti, Anda bisa mempraktekkannya sendiri atau pun dengan bantuan orang lain.
Langkah pertama adalah senyum yang tidak simetris. Cobalah senyum di depan cermin, lalu apakah senyum Anda simetris atau tidak. Jika simetris maka Anda tidak terkena stroke, namun jika tidak simetris ada kemungkinan Anda terkena stroke. Lakukan langkah berikutnya jika Anda berpotensi stroke.
Apa salah satu tangan Anda merasa lemah atau mati rasa? Untuk dapat mengetahuinya Anda bisa mengangkat kedua tangan secara bersamaan ke atas. Jika salah satu tangan Anda terjatuh, hal ini bisa menjadi indikasi penyebab stroke.
Bisakah Anda mengucapkan dan mengulangi satu kata sederhana dengan jelas? Dan apakah kalimat tersebut sulit sekali dimengerti oleh orang lain? Jika jawaban pertama tidak dan kedua ya, hal ini juga bisa menjadi salah satu potensi Anda terkena stroke.
Jika satu atau ketiga langkah diatas tersebut ada pada diri Anda, segera lakukan langkah yang ke empat yaitu, cari pertolongan. Maksudnya adalah Anda harus segera menghubungi rumah sakit, dokter atau lembaga kesehatan lainnya untuk dapat melakukan pengecekan secara lanjut mengenai gejala stroke yang timbul pada diri Anda.
Tidak hanya keempat cara tersebut, Anda juga dapat mengenali beberapa gejala stroke lainnya seperti dibawah ini:
• Sakit kepala yang parah secara tiba-tiba dan tanpa sebab
• Mati rasa mendadak atau kaki terasa lemah
• Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, atau hilang konsentrasi
• Tiba-tiba kesulitan untuk melihat satu titik dengan kedua mata
• Tiba-tiba sulit mengerti/memahami sesuatu atau sulit konsentrasi
Untuk menghindari terjadinya stroke Anda bisa melakukan pencegahan sebagai berikut:
• Mengontrol kadar kolesterol
• Mengontrol berat badan dengan diet seimbang
• Gaya hidup sehat
• Hindari merokok atau asap rokok
• Mengontrol tekanan darah
• Konsumsi aspirin untuk mengencerkan darah sesuai dengan anjuran dokter
• Olahraga secara teratur
Stroke terbagi atas dua, yaitu stroke Iskemik dan Hemoragik. Stroke iskemik adalah stroke yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Sedangkan stroke hemoragik disebabkan karena bocor atau pecahnya pembuluh darah di dalam atau di sekitar otak.
Tim medis biasanya akan melakukan x-ray atau CT scan untuk melihat lebih jauh apakah ada kemungkinan pendarahan pada otak. Tidak hanya itu, beberapa tes lain juga akan dilakukan untuk mengetahui letak darah beku, kebocoran, dan seberapa parah kerusakan yang terjadi akibat stroke.
Mendatangi dokter untuk melakukan perawatan adalah cara yang paling tepat untuk menanggulangi stroke, sebelum stroke tersebut menyerang bagian tubuh lainnya.