Parkinson adalah penyakit degenerasi sel syaraf yang terjadi dengan bertahap pada otak bagian tengah yang fungsinya adalah pengatur pergerakan tubuh. Umumnya gejala yang langsung terlihat adalah tremor atau gemetaran. Gejala awalnya biasanya sulit dikenali.

Contoh gejala awal penyakit parkinson adalah :

  • Merasa lemah atau terasa lebih kaku pada sebagian tubuh.
  • Gemetaran halus pada salah satu tangan saat beristirahat.

Biasanya setelah itu muncul gejala-gejala lainnya, seperti :

  • Tremor semakin parah dan menyebar
  • Otot terasa kaku dan tidak fleksibel
  • Gerak menjadi lambat
  • Keseimbangan tubuh berkurang dan juga diikuti koordinasi tubuh.

Penderita penyakit parkinson juga bisa mengalami gejala fisik lainnya (misalnya : konstipasi, sulit tidur atau insomnia, kehilangan indera penciuman atau anosmia, serta masalah daya ingat) dan gejala psikologis (misalnya cemas dan despresi).

Baca juga : 18 Gejala Parkinson

Penderita Penyakit Parkinson

Sudah lebih dari 10 juta orang penderita penyakit ini di dunia. Pada dasarnya semua orang bisa kena penyakit ini, tetapi umumnya kalangan orang tua dan cenderung laki-laki.

Biasanya gejala ini mulai terasa ketika penderita berusia 50 tahun, tetapi sekitar 5% terjadi pula di usia 40 tahunan.

Penyebab Penyakit Parkinson

Penyakit ini mempengaruhi bagian kecil dari otak tengah yang bernama substantia nigra. Dimana fungsi bagian ini adalah mengirim pesan ke berbagai saraf di dtulang belakang yang berfungsi mengendalikan otot-otot pada tubuh. Pesan yang dikirim dari sel otak ke saraf dan otot dengan memanfaatkan senyawa kimia yang disebut neurotransmiter. Salah satu neurotransmiter utama yang dihasilkan oleh sel otak di substantia nigra adalah dopamine.

Pengaturan gerakan dari tubuh sangat dipengeruhi oleh dopamine. Ketika jumlah dopamine menurun akan menyebabkan aktivitas otak akan terganggu. Inilah yang menyebabkan munculnya tanda-tanda dan gejala penyakit parkinson.

Penyebab menurunnya dopamine ini masih belum diketahui. Tapi terdapat beberapa faktor yang bisa memicu hal ini, seperti faktor keturunan dan faktor lingkungan.

Pengobatan Penyakit Parkinson

Penyakit ini sampai sekarang belum ada obat penyembuhnya. Pengobatan dan penanganan yang tersedia hanya ditujukan untuk meringankan gejala yang dialami. Pengobatan dilakukan untuk menjaga kualitas hidup penderita agar bisa beraktifitas senormal mungkin.

Penanganan dapat dilakukan dengan fisioterapi, obat-obatan, dan operasi jika diperlukan. Pada tahap awal, gejala yang terjadi sangat ringan, sehingga tidak dibutuhkan penanganan khsus. Tetapi untuk melihat perkembangannya, dibutuhkan pemeriksaan rutin.

Saat ini perkembangan teknologi pengobatan sudah cukup maju, sehingga penderita kondisi ini bisa hidup semaksimal mungkin dengan menjalani kemajuan teknik pengobatan dan penanganan yang ada.

Dengan berkembangnya penyakit ini, penderita Parkinson akan memerlukan bantuan orang lain dalam melakukan rutinitas sehari-hari. Ada sebagian yang sangat terbantu oleh pengobatan tapi ada juga sebagian yang merasakan efek yang terbatas dari pengobatan.

Sumber : Alodokter

Pelindungan Lengkap Harga Murah

Asuransi dengan perlindungan yang sangat lengkap dengan harga yang sangat miring, Ada Rawat Inap, Penyakit Kritis, Uang Pertanggungan dan Asuransi Kecelakaan, mulai Rp. 250 ribu saja, kalau mau langsung klik saja yaa ..