Siapa yang tak mengenal kunyit. Setiap orang pasti mengenal rempah yang kaya akan manfaat sehat ini. Selain biasa dimanfaatkan untuk obat, rempah kunyit juga umum digunakan sebagai pewarna alami makanan, sebagai penyedap masakan bahkan sebagai minuman sehat bagi penikmatnya. Rempah ini juga menjadi bahan dasar untuk membuat produk kecantikan dan bahan alami untuk merawat kulit, rambut juga bagian tubuh lainnya. Begitulah manfaat yang ada pada kunyit bahkan rempah yang satu ini dapat mengobati kanker.

Berbicara mengenai rempah ini, dilansir dari laman boldsky.com, para peneliti percaya jika nutrisi yang terkandung di dalam kunyit bisa mencegah dan mengobati kanker atau anti kanker. Ada beberapa senyawa aktif yang terkandung di dalam kunyit yang ampuh membunuh sel kanker dan mencegah pertumbuhannya.

Antioksidan yang terkandung di dalam rempah ini pun ampuh menangkal radikal bebas. Salah satu penelitian yang dilakukan ahli kanker menyebutkan bahwa jika kandungan kurkuminoid pada kunyit berkhasiat lebih kuat menangkal kanker hingga 8 kali lipat jika dibandingkan dengan vitamin E. Senyawa curcumin pada kunyit juga mampu menghambat perkembangan sel-sel kanker, meredakan nyeri, menangkal bau dan
gatal pada luka akibat kanker.

Peneliti ini menemukan bahwa kandungan antimikroba pada rempah ini bermanfaat menghambat pertumbuhan berbagai jenis jamur, bakteri dan virus. Tak hanya sebagai anti kanker, kunyit ternyata juga baik sebagai anti racun dan anti pikun (alzheimer) pada
tubuh manusia. Konsumsi kunyit secara rutin baik sebagai minuman atau bumbu dalam masakan, ini memiliki segudang manfaat sehat termasuk salah satunya mencegah kanker. Meski beberapa ahli percaya kunyit bisa menjadi anti kanker, penelitian lanjut mengenai khasiat kunyit akan terus dikaji.

Konsumsi kunyit saja tidak cukup untuk mencegah dan mengobati kanker. Penting bagi kita untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat, konsumsi berbagai vitamin yang mencegah pertumbuhan sel kanker, memiliki olahraga cukup, memiliki istirahat cukup dan konsumsi air putih cukup. Semua itu saling berkaitan satu sama lain, jika salah satu tidak dilakukan maka kunyit pun tidak sempurna dalam mencegah kanker.

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.